Penduduk setempat yang putus asa berduyun-duyun ke bandara saat Taliban mengambil alih Kabul

Pemberontak Taliban memasuki ibu kota Afghanistan, Kabul, Minggu, kata seorang pejabat kementerian dalam negeri, saat staf Amerika Serikat dan Uni Eropa mengevakuasi para diplomat dari kedutaannya dengan helikopter.

Tpejabat seniornya mengatakan kepada Reuters bahwa Taliban datang “dari semua sisi” tetapi tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Ada laporan yang saling bertentangan ketika tweet dari akun istana Kepresidenan Afghanistan mengatakan penembakan telah terdengar di sejumlah titik di sekitar Kabul tetapi pasukan keamanan, berkoordinasi dengan mitra internasional, menguasai kota itu.

Para pejabat AS mengatakan para diplomat sedang diangkut ke bandara dari kedutaan di distrik Wazir Akbar Khan yang dibentengi. Lebih banyak tentara Amerika dikirim untuk membantu evakuasi setelah serangan kilat Taliban membawa kelompok Islamis itu ke Kabul dalam beberapa hari.

Pejuang Taliban diperintahkan Minggu untuk menunggu di gerbang Kabul dan tidak memasuki kota, kata seorang juru bicara pemberontak, setelah pasukan keamanan negara itu benar-benar runtuh.

“Imarah Islam menginstruksikan semua pasukannya untuk berdiri di gerbang Kabul, tidak mencoba memasuki kota,” seorang juru bicara Taliban mencuit, meskipun beberapa penduduk melaporkan pemberontak telah dengan damai memasuki beberapa pinggiran luar kota.